Malam itu aku dan beberapa teman lainnya sedang berkumpul di
MAN 2 Model Medan. Rencananya kami akan
berangkat ke Bandung untuk mengikuti BMBC yang keempat. Tau apa itu BMBC?, itu
lho Bandung Marching Band Competition. Sebuah ajang perlombaan antar grup
Marching Band. Bisalah kubilang ini merupakan ajang Internasional, karena juga
akan diikuti oleh peserta dari Thailand.
Pada pukul 02:00 pagi bus yang yang membawa rombongan kami
bergerak dari sekolahku tercinta menuju KNIA ( Kuala Namu International Airport
). Kami merupakan kelompok ketiga yang diberangkatkan, karena teman-temanku
kelompok satu dan dua telah berangkat kemarin.Yaa banyak juga lho yang
berangkat, totalnya sekitar 90 orang. Kami membawa nama BIMANDA ( Bina Musika
Man 2 Model Medan ) yang merupakan salah satu organisasi ekstrakurikuler di
sekolahku.
Pukul 05:00 pagi pesawat Air Asia itupun terbang melayang ke udara
melintasi awan menuju ke Bandung. Dapat dibilang hampir semua kami yang
berangkat baru pertama kali merasakan naik pesawat. Jadi wajar saja kalau kami
senyum – senyum bahagia sepanjang perjalanan he..he..he.. Setelah sekitar dua
setengah jam mengudara, pesawat Air Asia
yang kami tumpangi itupun mendarat di Bandara Hussen Bandung.
Sesampainya di bandara itu, sebuah bus milik kepolisian telah
menjemput kami dan membawa kami ke Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Bandung. Dulu namanya IKIP Bandung. Lokasinya
begitu Asri dan udaranyapun terasa menyegarkan. Disinlah kami akan mengikuti
ajang lomba yang akan dimulai sepuluh
hari lagi. Ya memang kami datang lebih awal, dan akan melakukan pemantapan
latihan menjelang acara pembukaan.
.
Tanpa harus membuang waktu, setelah meletakkan koper dan tas
di asrama pemondokan, kamipun langsung menuju ke sebuah lapangan untuk
melakukan latihan. Latihan, latihan dan terus berlatih merupakan rutinitas kami
di kampus itu. Pagi, siang, sore hingga
malam hari kami gunakan waktu sebaik – baiknya untuk pemantapan. Jauh – jauh kami datang memang
bukan sekedar ikut – ikutan di ajang lomba ini. Target kami nggak muluk –
muluk, Cuma berusaha menjadi yang terbaik saja J
Setelah sekian hari berlatih, akhirnya pertandinganpun di
mulai. Ada beberapa mata lomba yang kami ikuti, seperti Kirab, drum battle,
colour guard hingga mata lomba display. Persiapan yang matang dan cukup
melelahkan ternyata membuat setiap penampilan yang kami suguhkan cukup mendapat
apresiasi dari penonton. Satu demi satu ajang mata lomba kami ikuti dengan penuh semangat.
Tibalah acara penutupan yang diawali dengan pengumuman juara
– juara setiap mata lomba. Ada 11 piala
yang kami raih dari keseluruhan mata lomba yang dipertandingkan. Horeeee
teriakan gemuruhpun membahana di aula gymnasium itu disaat BIMANDA dinyatakan
sebagai juara umum 2. Lompat – lompat kegirangan serta sorak sorai menyertai
kami yang berhasil meraih piala bergilir
yang ukurannya cukup tinggi itu.
Kami pandangi deretan trophi atau piala – piala yang berhasil
kami kumpulkan itu dengan penuh senyum kebahagiaan. Terobati sudah susah senang
serta jerih payah sepanjang latihan selama ini. Baik itu latihan yang dimulai
dari Medan, hingga latihan – latihan pemantapan yang kami tekuni selama berada
di kampus UPI. Kini semua tinggal kenangan yang nggak mungkin aku lupakan
semasa hidupku kelak. Kenangan manis masa – masa indah di BIMANDA bersama rekan
– rekan semasa sekolah di MAN 2 Model Medan. Indahnya kebersamaan jika dijalin
dengan penuh ketulusan. J







Tidak ada komentar:
Posting Komentar